Materi Pelatihan

"Basic Logistics" Batch 2
DETAIL PELATIHAN
  • 78 Peserta
  • Conference Mingguan
  • Materi Kajian: 7
  • File Penunjang/latihan

"Basic Logistics" Batch 2

0 Reviews
Rp1.200.000

Rp300.000

MENGAPA E-TRAINING INI PENTING DAN TEPAT?

  • Pengetahuan dasar logistik diperlukan untuk memahami kompleksitas persoalan dalam dunia logistik. Aktivitas logistik dapat diartikan sebagai salah satu aktivitas mata rantai dalam supply chain management.
  • Melalui e-Training ini peserta akan memahami konsep-konsep dsar logistik dan cara-cara efektif dalam melakukan aktivitas pengelolaan logistik.
  • e-Training ini diselenggarakan secara online. Peserta dapat mengikutinya secara fleksibel, baik waktu maupun tempatnya sesuai kondisi, sehingga menghemat biaya.

TUJUAN

  1. Peserta dapat memahami konsep-konsep dasar logistik.
  2. Peserta dapat memahami cara-cara yang efektif dan efisien dalam melakukan aktivitas-aktivitas utama pengelolaan logistik.

MATERI

  1. Pengantar Logistik dan Manajemen Rantai Pasok
  2. Manajemen Pergudangan
  3. Manajemen Pengadaan
  4. Manajemen Persediaan
  5. Manajemen Transportasi
  6. Teknologi dan Informasi dalam Logistik

e-Training ini menggunakan materi-materi konseptual dan praktis mengenai logistik & supply chain dan sesuai untuk posisi/jabatan Logistics Administrative Officer berdasarkan skema SKKNI Bidang Logistik sesuai Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 94 Tahun 2019.

SERTIFIKAT

Peserta yang lulus e-certification dari Ruang Logistik mendapatkan e-Certificate dari Supply Chain Indonesia (SCI) yang merupakan lembaga independen terdepan dalam bidang logistik dan supply chain di Indonesia.

PESERTA

Mahasiswa & Fresh Graduate dari Perguruan Tinggi.

JADWAL PELAKSANAAN

TANGGAL KEGIATAN
15-29 Sept. 2020 Belajar Mandiri dan e-Forum
30 Sept. 2020 e-Certification


FASILITAS

  • Handout peserta (softcopy)
  • Materi-materi pembelajaran
  • Soal ujian/sertifikasi
  • Diskusi online
  • e-Certificate bagi yang lulus uji sertifikasi

INFORMASI & REGISTRASI

Ayu 0821 1515 9595

022 720 5375
info@ruanglogistik.id

Kurikulum

Logistik atau manajemen logistik merupakan bagian dari proses supply chain yang merencanakan, mengimplementasikan, dan mengendalikan efisiensi dan efektivitas aliran dan penyimpanan barang, jasa, dan informasi terkait dari titik awal sampai ke titik konsumsi untuk memenuhi keperluan pelanggan.

Sebagai sebuah sistem, logistik terdiri atas beberapa sub-sistem atau komponen-komponen utama, yaitu persediaan, pergudangan, transportasi, dan sistem informasi

Sedangkan Supply chain management (SCM) adalah manajemen terhadap aliran antar dan diantara tahapan supply chain untuk memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain. Supply Chain sendiri yaitu sebuah rangkaian atau jaringan perusahaan-perusahaan yang bekerja secara bersama-sama untuk membuat dan menyalurkan produk atau jasa kepada konsumen akhir atau rangkaian atau jaringan ini terbentang dari penambang bahan mentah (di bagian hulu) sampai retailer/toko (pada bagian hilir).

Pelatihan ini menyediakan beberapa informasi mengenai konsep dasar logistik dan supply chain, tantangan dalam SCM, ketidakpastian SCM, analisis biaya SCM, strategi SCM yang efektif baik dari segi eksternal maupun internal supply chain, hingga penentuan KPI supply chain.

Gudang merupakan bagian dari suatu sistem logistik sebuah perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan menyediakan informasi mengenai status serta kondisi material/inventory yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut selalu up-to-date dan mudah diakses oleh siapa pun yang berkepentingan.

Gudang mempunyai peran penting dalam beberapa kegiatan antara lain mengurangi aktivitas transportasi untuk biaya produksi, koordinasi antara “permintaan dan pengadaan”, membantu bagian produksi, serta membantu bagian marketing.

Pelatihan ini menyediakan beberapa informasi mengenai fungsi pergudangan, klasifikasi gudang, tantangan dalam pergudangan, klasifikasi sistem penyimpanan, dan pemilihan material handling equipment (MHE).

Pengadaan (procurement) adalah proses pengadaan barang dan jasa yang merupakan bagian dari supply chain yang memiliki peran kunci sebagai berikut:

  • Mendapatkan barang dan jasa sesuai dengan jumlah, waktu dan kualitas yang dibutuhkan
  • Mendapatkan barang dan jasa dengan harga yang tepat
  • Memastikan mendapatkan layanan terbaik dari supplier
  • Mengidentifikasi berkualitas dan inovatif

Pengadaan bukan sekedar bagian yang memproses pemesanan material dan bersifat administratif. Fungsi procurement bergeser ke fungsi yang lebih strategis.

Negosiasi bukanlah menyingkirkan perbedaan atau bertemu di tengah tetapi usaha yang terbaik melalui pertukaran konsesi dan hasil yang menguntungkan. Kunci keberhasilan negosiasi yaitu empati kepada mitra negosiasi, responsive, dan dapat meyakinkan mitra negosiasi. Sedangkan kontrak adalah para pihak yang bersepakat dan sengaja saling mengikatkan diri dalam suatu perikatan yang menimbulkan hak dan kewajiban untuk dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait.

Pelatihan ini menyediakan beberapa informasi mengenai kompetensi yang diperlukan dalam pelaksanaan proses pengadaan, total purchase cost, nilai tambah dalam fungsi pengadaan, langkah-langkah dalam proses pengadaan, vendor partnership, negosiasi pada proses pengadaan, dan bagaimana proses penyusunan hingga evaluasi kontrak.

Persediaan (inventory) adalah stok atau item-item yang disimpan oleh perusahaan yang digunakan untuk mendukung produksi (bahan baku dan barang setengah jadi), sebagai hasil akhir produksi (barang jadi) sebelum dikirimkan ke pelanggan, untuk kegiatan-kegiatan (perawatan, perbaikan, dan operasional), dan untuk pelayanan pelanggan (barang jadi dan suku cadang).

Persediaan harus diadakan dengan beberapa alasan yaitu:

  • Persiapan kegiatan produksi dan penjualan
  • dukungan kegiatan perawatan, perbaikan, dan operasional
  • Pertimbangan ekonomi skala (economies of scale)
  • Melindungi dari ketidakpastian permintaan
  • Melindungi dari ketidakpastian pasokan

Pelatihan ini menyediakan beberapa informasi mengenai sistem pengendalian persediaan, keterkaitan antar persediaan dan keuangan perusahaan, strategi dalam produksi dan persediaan, pengambilan keputusan dalam persediaan, waktu yang tepat untuk memesan dan kedatangan yang tepat, biaya persediaan, safety stock, serta metode yang digunakan untuk menentukan jumlah pembelian bahan baku yang ekonomis

Pada sistem logistik, transportasi berperan dalam perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian aktivitas yang berkaitan dengan moda, vendor, serta pemindahan persediaan masuk dan keluar suatu organisasi.

Pemilihan moda merupakan permasalahan yang penting. Pemilihan moda dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal, seperti kondisi geografis, kapasitas, frekuensi, biaya (tarif), kapasitas, availabilitas, kualitas pelayanan dan reliabilitas (waktu pengiriman, variabilitas, reputasi, dll.). Secara umum, moda transportasi dibedakan atas kereta api, truk, transportasi air, transportasi udara, dan pipa.

Pelatihan ini menyediakan beberapa informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi transportasi, perbandingan moda transportasi, driver management, utilization management, maintenance management, customer service management, ordering management, transportation management system, serta prosedur operasional dan strategi untuk perusahaan transportasi dan logistik.

Sistem informasi merupakan saling keterkaitan perangkat keras dan perangkat lunak komputer dengan orang dan proses yang dirancang untuk pengumpulan, pemrosesan, dan diseminasi informasi untuk perencanaan, pengambilan keputusan, serta pengendalian.

Dalam sistem logistik, teknologi dan sistem informasi diperlukan untuk mengintegrasikan komponen-komponen dan kegiatan-kegiatan dalam sistem logistik tersebut. Efektivitas proses-proses dalam sistem logistik sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi yang digunakan. Kualitas informasi dapat dilihat dari beberapa aspek, terutama ketersediaan informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan-keputusan terbaik dan keakuratan informasi tersebut.

Dalam sistem logistik, sistem informasi sangat diperlukan untuk kegiatan pengelolaan persediaan, pergudangan, transportasi, dan lain-lain.

Pelatihan ini menyediakan beberapa informasi mengenai peran dan manfaat teknologi informasi pada transportasi dan supply chain, perkembangan teknologi dalam logistik, blockchain dalam logistik dan supply chain, enabler digital dan implikasinya untuk supply chain management, serta framework kolaborasi supply chain dalam pemanfaatan teknologi.

File Penunjang Pembelajaran

Review Peserta